Kenali Penyakit Langka Atresia Bilier Pada Bayi Serta Solusinya
Kesehatan

Kenali Penyakit Langka Atresia Bilier Pada Bayi Serta Solusinya

Masih ingat dengan berita tentang Muhammad Ardan Fahrezi yang berusia 11 bulan yang sempat viral di internet ? Muhammad Ardan Fahrezi merupakan bayi yang membutuhkan bantuan biaya untuk melakukan cangkok hati yang mencapai angka miliaran rupiah. Ia merupakan bayi yang menderita Atresia Bilier. Penyakit ini merupakan penyakit langka yang biasanya hanya menyerang 1 diantara 18 ribu bayi yang lahir, mengerikan bukan ?

Atresia Bilier merupakan penyakit yang menyerang saluran empedu pada hati. Penyakit ini merupakan penyakit yang hanya menyerang bayi saja, jadi untuk orang dewasa tidak perlu takut terserang penyakit ini. Saluran ini berfungsi untuk menghancurkan lemak, menyerap vitamin dan membawa racun serta benda lain yang berbahaya keluar tubuh.

Jika penyakit ini sudah menyerang saluran, maka yang akan terjadi adalah pembengkakan hati serta menyumbat saluran yang ada sehingga hati menjadi kesulitan untuk membuang racun. Ada dua jenis Atresia Bilier, dimana yang pertama bernama Fetal. Untuk jenis ini biasanya menyerang bayi ketika bayi masih berada didalam kandungan dan jenis kedua bernama Perinatal yang biasanya menyerang bayi setelah 2 hingga 4 minggu pasca dilahirkan.

Penyakit ini mudah untuk diketahui. Ada tanda-tanda jelas dari serangan penyakit ini. Biasanya bayi yang terserang Atresia Bilier memiliki warna kulit yang kekuningan. Biasanya tanda ini akan muncul pada 1 hingga 2 minggu pertama setelah dilahirkan. Selain itu warna urin yang keluar juga akan berwarna seperti teh dan BAB berwarna putih ( layaknya dempul ). Apabila bayi mengalami gejala seperti itu, segera periksakan ke dokter spesialis agar mendapatkan pengobatan yang tepat.

Semoga penanganan penyakit ini dapat dilakukan dengan cepat. Dengan perkembangan teknologi kedokteran yang semakin maju, semoga kedepannya tidak ada lagi berita yang mengabarkan adanya bayi yang meninggal akibat penyakit ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *