Penanganan Pertama Jika Disengat Ubur-Ubur, Bulu Babi, Dan Ular Laut
Lifestyle

Penanganan Pertama Jika Disengat Ubur-Ubur, Bulu Babi, Dan Ular Laut

Bermain di pantai ataupun melakukan kegiatan snorkling di waktu liburan memang sangat menyenangkan. Namun, terkadang ketika kita melakukan berbagai aktivitas di pantai maupun laut, tidak jarang kita tersengat oleh berbagai jenis hewan laut. Bagi kalian yang berencana untuk berlibur ke pantai, yuk simak penanganan pertama jika disengat oleh hewan laut.

1. Ubur-Ubur

Ketika tersengat ubur-ubur, jangan menggunakan air seni, memang sejak dulu air seni dipercaya dapat menetralisir racun ubur-ubur, padahal itu hanyalah mitos. Jika kalian tersengat ubur-ubur, segera cari cairan asam asetat atau air cuka. Kandungan yang ada pada cuka dapat menetralisir racun nematosit yang ada pada ubur-ubur. Jangan membasuh area yang tersengat dengan air dingin karena dapat memberikan rasa perih yang berlebih.

2. Bulu Babi

Biasanya hewan yang satu ini dapat secara tidak sengaja terinjak ketika melakukan snorkling ataupun bermain di pantai. Jika tersengat bulu babi, segera basuh dengan air hangat agar pori-pori kulit terbuka. Ketika pori-pori terbuka, cobalah untuk mengeluarkan duri bulu babi secara perlahan dan pastikan duri sudah dikeluarkan dengan sempurna. Untuk mengurangi rasa sakit, kalian bisa menggunakan obat parasetamol.

3. Ikan Pari dan Ular Laut

Jangan mencoba untuk menangani kasus ini sendiri ! Jika terkena sengatan ikan pari, segera hubungi pihak medis terdekat agar dapat ditangani secara cepat oleh tim medis. Ingat, untuk menangani masalah ini diperlukan kemampuan khusus, jadi jangan coba-coba menanganinya snediri ! Sama halnya dengan ular laut, jika tersengat, segera hubungi tim medis. Hindari mengeluarkan racun menggunakan mulut karena berpotensi membuat si penolong mengalami keracunan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *